Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Karakter Tanggung Jawab Siswa pada Pelajaran Pancasila Kelas 3 SDN 1 Jambesari
DOI:
https://doi.org/10.55510/tadzkirah.v11i2.762Keywords:
model Problem Based Learning, karakter bertanggung jawab, PancasilaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa tanggung jawab siswa melalui penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTC) dengan siswa kelas tiga di SDN 1 Jambesari sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui pengamatan partisipasi aktif siswa dalam diskusi, tanggung jawab mereka dalam menyelesaikan tugas kelompok, dan kemampuan mereka dalam mempresentasikan hasil proyek. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penerapan model PBL secara signifikan meningkatkan rasa tanggung jawab siswa. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata nilai siswa pada tahap pra-siklus,yaitu 62,5%, siklus 1, yaitu 67,5%, dan siklus 2, yaitu 89,5%. Rasa tanggung jawab siswa menunjukkan perluasan peran mereka dalam menyelesaikan tugas individu dan kelompok, berpartisipasi aktif dalam diskusi, serta menjalankan peran mereka. dan tanggung jawab mereka dalam belajar, serta mengambil tanggung jawab dalam mempresentasikan hasil proyek. Peningkatan ini terlihat dalam perubahan perilaku siswa, yang menjadi lebih proaktif, mandiri, dan kolaboratif. Selama proses belajar, kebiasaan siswa membaik dan menjadi lebih konsisten
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2025 Masri Rahayu, Andi Wibowo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







