Menjadi Teladan; Guru Agama Islam sebagai Inspirasi Moral bagi Siswa

Authors

  • Siti Humairoh Universitas Sunan Giri Surabaya
  • Yuliastitik Universitas Sunan Giri Surabaya

Keywords:

Keteladanan, Moral, Peran Guru

Abstract

Penelitian ini menyoroti pentingnya peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai moral dan agama kepada siswa. Guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan moral. Penanaman moral yang efektif tidak cukup hanya melalui kurikulum tertulis, siswa memerlukan contoh nyata dari penerapan moral yang baik. Guru Pendidikan Agama Islam diharapkan memiliki kepribadian yang kuat serta menunjukkan sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai dan norma masyarakat. Metode keteladanan (uswah hasanah), seperti yang digunakan Rasulullah, dianggap efektif dalam membentuk moral, spiritual, dan etos sosial siswa. Di sekolah, pemahaman nilai-nilai agama Islam berkembang melalui pembiasaan dan contoh teladan guru. Pembinaan moral yang efektif melibatkan kombinasi metode pendidikan moral seperti tuntunan, cerita sejarah, motivasi, dan pemupukan hati nurani. Penelitian ini menggunakan studi literatur untuk mengeksplorasi peran keteladanan guru agama Islam dalam membentuk moral siswa. Hasil penelitian menunjukkan peran guru sebagai teladan sangat penting dalam membimbing siswa menjadi individu berkarakter dan bermoral tinggi. Dengan metode pembelajaran yang menarik dan kegiatan ekstrakurikuler, guru dapat efektif menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa. Kepribadian dan perilaku guru memiliki dampak signifikan terhadap moralitas dan pencapaian akademik siswa.

Published

2024-07-31

How to Cite

Siti Humairoh, & Yuliastitik. (2024). Menjadi Teladan; Guru Agama Islam sebagai Inspirasi Moral bagi Siswa. Bunayya : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(2), 8-21. Retrieved from https://journal.almaarif.ac.id/index.php/bunayya/article/view/271