Pentingnya Memberikan Edukasi Seksual Sejak Usia Dini Di Era Digital
Keywords:
Anak Usia Dini; Edukasi SeksualAbstract
Usia dini (0-6 tahun) merupakan usia emas. Masa ini merupakan masa pembentukan yang menentukan masa remaja dan dewasa. Usia ini merupakan masa kehidupan yang unik dan merupakan proses perubahan berupa pertumbuhan, perkembangan, pendewasaan dan kesempurnaan, baik jasmani maupun rohani, yang berlangsung seumur hidup, bertahap dan berkesinambungan. Atas dasar itu, wajar jika diberikan pada anak usia dini edukasi yang bermanfaat untuk kehidupannya di masa depan. Salah satu edukasi yang perlu dibekali adalah edukasi seks. Edukasi seks adalah pendidikan yang terkait dengan proses penyampaian informasi dan pembentukan sikap tentang seks atau gender, identitas gender, hubungan antar gender, dan kedekatan yang lebih intim. Memberikan edukasi seks sejak dini bertujuan untuk memberikan informasi dan mengenalkan kepada anak bagaimana ia harus menjaga dan melindungi organ tubuhnya dari orang yang berniat jahat terhadap dirinya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka atau kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian berupa data sekunder yang diperoleh melalui kegiatan membaca berbagai buku, jurnal, artikel, dan terbitan lain yang berkaitan dengan tema penelitian yang dikaji.Usia dini (0-6 tahun) merupakan usia emas. Masa ini merupakan masa pembentukan yang menentukan masa remaja dan dewasa. Usia ini merupakan masa kehidupan yang unik dan merupakan proses perubahan berupa pertumbuhan, perkembangan, pendewasaan dan kesempurnaan, baik jasmani maupun rohani, yang berlangsung seumur hidup, bertahap dan berkesinambungan. Atas dasar itu, wajar jika diberikan pada anak usia dini edukasi yang bermanfaat untuk kehidupannya di masa depan. Salah satu edukasi yang perlu dibekali adalah edukasi seks. Edukasi seks adalah pendidikan yang terkait dengan proses penyampaian informasi dan pembentukan sikap tentang seks atau gender, identitas gender, hubungan antar gender, dan kedekatan yang lebih intim. Memberikan edukasi seks sejak dini bertujuan untuk memberikan informasi dan mengenalkan kepada anak bagaimana ia harus menjaga dan melindungi organ tubuhnya dari orang yang berniat jahat terhadap dirinya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka atau kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian berupa data sekunder yang diperoleh melalui kegiatan membaca berbagai buku, jurnal, artikel, dan terbitan lain yang berkaitan dengan tema penelitian yang dikaji.

