Implikasi Ketenangan Jiwa Dan Ketentraman Hati Sebagai Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Pendidikan Bagi Remaja
Keywords:
Ketenangan Jiwa, Ketentraman Hati, Keberhasilan PendidikanAbstract
Kondisi Jiwa yang tenang adalah jiwa yang disinari oleh akal dan rasional dengan kata lain Jiwa yang tenang itu dapat menguasai diri dalam kondisi apapun, dapat berfikir secara rasional dan mampu menciptakan keseimbangan dalam diri seseorang. Salah satu ciri jiwa yang tenang adalah jiwa yang mampu merasa ridho terhadap apa yang telah digariskan Allah SWT kepadanya. Suatu makhluk baru dikatakan berjiwa jika sanggup mengalami, merasakan, berkemauan dan lain sebagainya.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan bersifat deskriptif. Dan tujuannya untuk mengetahui implikasi ketenangan jiwa dan ketentraman hati sebagai faktor yang mempengaruhi keberhasilan pendidikan bagi remaja. Sumber data primer penelitian ini adalah Buku-buku yang relevan. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Dan teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif yang bersifat induktif.
Ketenangan secara etimologi berarti mantap, tidak gusar, yaitu : suasana jiwa yang berada dalam keseimbangan sehingga menyebabkan seseorang tidak terburu-buru atau gelisah, Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan proses pendidikan remaja adalah Faktor yang berasal dari luar diri siswa (eksternal) dan Faktor yang berasal dari dalam diri siswa (internal) yaitu kondisi psikologis siswa dan proses. Pendidikan merupakan proses belajar mengajar yang dapat menghasilkan perubahan tingkah laku seseorang.



