Implementasi Manajemen Kesiswaan Sebagai Upaya Penanaman Karakter Siswa
Keywords:
Manajemen Kesiswaan, Siswa, KarakterAbstract
Karakter atau juga disebut dengan kualitas mental atau moral yang melekat pada manusia merupakan hal yang sangat urgent menjadi perhatian. Belakangan ini kita telah banyak disuguhkan dengan realita bahwa banyak manusia yang memiliki pendidikan tinggi tapi tidak memiliki dan mencermikan karakter dirinya yang baik, hal ini terbukti dari beberapa kasus yang muncul dimedia Nasional baik Televisi, ataupun media-media lainnya mengabarkan bahwa telah banyak terjadi penyimpangan terhadap karakter pejabat publik. Tentu hal ini menjadi miris bagi bangsa ini, yang seharusnya para pejabat publik dapat memberikan contoh yang baik malah memberikan contoh yang tidak baik. Selanjutnya upaya pembentukan karakter bagi peserta didik sangatlah penting dan harus dilakukan tanpa henti. Karena karakter merupakan komponen sangat penting agar manusia dapat mencapai tujuan hidupnya dengan baik dan selamat. Karakter memegang peran penting dalam menentukan sikap dan perilaku manusia. Upaya pembentukan karakter terhadap siswa juga dapat dilakukan dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh guru dilembaga pendidikan, salah satunya adalah dengan melakukan manajemen kesiswaan terhadap siswa.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan bersifat deskriptif. Dan tujuannya untuk mengetahui Impelmentasi Manajemen kesiswaan sebagai penenaman karakter siswa. Sumber data primer penelitian ini adalah semua dewan guru di sekolah. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Dan teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif yang bersifat induktif.
Berdasarkan deskripsi data dan penyajian data dari hasil survey dan wawancara dapat disimpulkan bahawa implementasi manejemen kesiswaan sebagai upaya penanaman karakter siswa dilaksanakan dengan cara 1) Membuat jadwal kegiatan rutin sholat berjamaah disekolah. 2) Membiasakan siswa melakukan kegiatan baca Al-Quran. 3) Pemberian arahan dan peneneman karakter terhadap siswa baik pada saat orentasi. 4) Pembuatan Kantin kejujuran. 5) Membuat jadwal proses pembelajaran. 6) Membuat aturan-aturan sekolah. 7) Membiasakan siswa untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai adab seperti sopan santun. 8) Program kotak peduli sesame. 9) Program peduli lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. 10) Pemberian tugas yang harus dikerjakan oleh siswa.



